ini berlaku untuk semua jenis barang electronik bukan hanya laptop. berlaku untuk semuanya. ini bukan masalah KW dan ORI-nya sebuah barang, tapi ini masalah kapasitas tegangan yang dibutuhkan laptop tersebut. saya ambil contoh disini menggunakan Seri Acer, hampir semua jenis laptop Acer itu punya jenis Colokan yang sama , baik itu untuk seri 14 inch atau 11.6 inch, namun tanpa kita sadari tegangan yang dibutuhkan laptop itu berbeda, 14 inch membutuhkan tegangan 19v, 3.42a dan sedangkan 11.6 inch biasanya hanya membutuhkan 19v, 2.1A, sama2 19v tapi beda di anpernya saja, namun jangan anggap remeh hal ini, karna ini sangat berpengaruh dengan komponen laptop terutama pada IC regulator, ini akan mempercepat umur IC regulator, karna yang dibutuhkan hanya 2.1A tapi dapatnya 3.42A, ibarat orang makan itu terlalu banyak nasi yang dimasukkan kemulut sedangkan mulut hanya cukup satu sendok makan saja. jadi jika hendak membeli charger laptop usahakan tegangan Outputnya sama, dalam hal ini baik pembeli dan penjual sama-sama salah, estimasi kesalahan 35% Untuk pembeli (karna ngk semua pembeli teliti) 65% Penjual. kenapa saya bilang penjual lebih bersalah dalam kasus ini, ya karna dia cuma asal jualan aja, ngk ngerti barang yang penting jualan, yang jadi korban ngk lain ya sipembeli. Jadi sebenarnya untuk masalah Charger antara KW dan ORI itu tidak begitu ada masalah asalkan Outputnya sama dengan rekomendasi laptopnya, Namun satu hal yang penting DIMANA-MANA yang namanya Barang Ori itu kualitas pasti menjamin.
Catatan : kalo tegangan lebih rendah laptop akan kekurangan daya, kalo ketinggian kelebihan daya, jadi cari yang sama, sesuai dengan laptopnya
Teliti sebelum membeli, pastikan laptop anda tidak menjadi Korban Penjual yang asal-asalan jual barang dan ngak ngerti cara kerja sebuah barang yang dijual. Orang jualan belum tentu ngerti barang yang mereka jual, tak jarang mereka hanya kelebihan duit atau hanya biar ada kerjaan aja jadi buka toko untuk lahan kerja dia sendiri. meski ngk masuk di akal jurusan Ekonomi Masuk ke TKJ.
No comments:
Post a Comment